Tuesday, 02 September 2014

Persamaan Reaksi

Fisika SMP Kelas 7 : Persamaan Reaksi
Persamaan reaksi menggambarkan reaksi kimia yang terdiri atas rumus kimia pereaksi dan hasil reaksi disertai koefisien masing-masing. Pada reaksi kimia, satu zat atau lebih dapat diubah menjadi zat jenis baru. Zat–zat yang bereaksi disebut pereaksi (reaktan), sedangkan zat baru yang dihasilkan disebut hasil reaksi (produk). John Dalton mengemukakan bahwa, jenis dan jumlah atom yang terlibat dalam reaksi tidak berubah, tetapi ikatan kimia di antara kedua zat berubah. Perubahan yang terjadi dapat dijelaskan dengan menggunakan rumus kimia zat yang terlibat dalam reaksi dinamakan persamaan reaksi.

Persamaan Reaksi

Dalam ilmu kimia, persamaan reaksi atau persamaan kimia adalah penulisan simbolis dari sebuah reaksi kimia. Rumus kimia pereaksi ditulis di sebelah kiri persamaan dan rumus kimia produk dituliskan di sebelah kanan. Koefisien yang ditulis di sebelah kiri rumus kimia sebuah zat adalah koefisien stoikiometri, yang menggambarkan jumlah zat tersebut yang terlibat dalam reaksi relatif terhadap zat yang lain. Persamaan reaksi yang pertama kali dibuat oleh ahli iatrokimia Jean Beguin pada 1615.

Misal, reaksi antara gas hidrogen dengan gas oksigen membentuk air dapat dijelaskan sebagai berikut:

Reaksi Kimia Air

Lambang-lambang yang digunakan dalam persamaan reaksi, antara lain:

—> menghasilkan

+      ditambah

(s)   solid (padatan)

(l)   liquid (cairan)

(aq) aquous (terlarut dalam air)

Bilangan yang mendahului rumus kimia zat dalam persamaan reaksi tersebut dinamakan koefisien reaksi. Pada contoh di atas dapat dijelaskan bahwa koefisien hidrogen adalah 2, koefisien oksigen adalah 1, dan koefisien air adalah 2.

Penulisan persamaan reaksi dapat dilakukan dalam dua langkah sebagai berikut:

  • Menuliskan rumus kimia zat pereaksi dan produk, lengkap dengan keterangan tentang wujudnya.
  • Penyetaraan, yaitu memberikan koefisien yang sesuai dengan jumlah atom setiap unsur sama pada kedua rumus.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persamaan reaksi, yaitu:

1. Koefisien

Angka yang berada di sebelah kiri rumus pereaksi dan hasil reaksi disebut koefisien. Tiap koefisien dalam persamaan tersebut mewakili jumlah unit tiap-tiap zat dalam reaksi

2. Langkah-langkah Menyetarakan Reaksi Kimia

Penyetaraan persaman reaksi dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

  • Tetapkan koefisien salah satu zat, biasanya yang memiliki rumus paling kompleks sama dengan satu, sedangkan zat lain diberikan koefisien sementara berupa huruf.
  • Terlebih dahulu setarakan unsur yang terkait langsung dengan zat yang diberi koefisien satu.
  • Setarakan unsur yang lain.

Contoh

Reaksi gas metana (CH4) dengan gas oksigen membentuk gas karbon dioksida dan uap air.

Langkah 1:

Menuliskan rumus kimia pereaksi dan hasil reaksi sebagai berikut:

CH4(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(g)

Langkah 2:

Penyetaraan :

  1. Tetapkan koefisien CH4 = 1, sedangkan yang lain dengan huruf CH4(g) + aO2(g) bCO2(g) + cH2O(g)
  2. Setarakan atom C dan H. Perhatikan jumlah atom C di sebelah kiri = 1 ; berarti jumlah atom C di sebelah kanan = b = 1. Perhatikan jumlah atom H di sebelah kiri = 4 ; berarti jumlah atom H di sebelah kanan = 2c, berarti 2c = 4, atau c = 2
  3. Setarakan jumlah atom O, jumlah atom O di ruas kiri = 2a. Di ruas kanan = 2 + 2 = 4, berarti 2a = 4 atau a = 2. Dengan demikian diperoleh persamaan reaksi sebagai berikut : CH4(g) + 2O2(g) CO2(g) + 2H2O(g)

Kata Kunci :

yhs-fh_lsonsw,persamaan reaksi kimia,10 persamaan reaksi kimia,persamaan reaksi fisika dan kimia,rumus persamaan reaksi

Related Posts to "Persamaan Reaksi"

Response on "Persamaan Reaksi"

Muhammad Risalon Google+
Jasa Like Fanpage Facebook Murah